BLANTERVIO102

Cerita Mistis Misteri Pengalaman Pendakian Naik Gunung Semeru

Cerita Mistis Misteri Pengalaman Pendakian Naik Gunung Semeru
Senin, 03 September 2018
cerita mistis misteri horor nyata pengalaman mendaki gunung
Penakut.com secara khusus menyajikan kumpulan cerita mistis misteri kisah hantu nyata yang horor paling seram dan menakutkan. Mulai dari cerita hantu disekolah, rumah sakit, rumah angker,cerita pesugihan, tersesat memasuki alam gaib, bercinta dengan hantu dan masih banyak lagi. Selamat menikmati.

Kisah Misteri Cerita Mistis Pendakian Gunung Semeru

Dibalik indahnya danau Ranukumbolo dan Erupsi di puncaknya, ternyata Gunung Semeru juga menyimpan banyak kisah misteri. Seperti pengakuan Sugeng, seorang pendaki, yang pernah mengalami rentetan peristiwa gaib sewaktu mendaki gunung ini beberapa tahun silam (sekitar tahun 2003).

Berikut ini kami sajikan kisah Sugeng yang menawan itu dalam bentuk pengakuan...

Ketika itu saya mengantar beberapa orang teman mendaki Gunung Semeru yang berada di daerah Malang,Jawa Timur. Setelah semua persiapan perjalanan dan perbekalan telah siap, kami pun segera menuju ke gunung tertinggi dipulau Jawa ini.

Dengan menggunakan kereta api Mataremaja, kami pun menuju Stasiun Malang. Dari stasiun denganmenggunakan angkutan umum perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tumpang, sebelum akhirnya
berakhir di Desa Ranupane yang merupakan desa dan basecamp terakhir sebelum mendaki Gunung Semeru.

Di Ranupane kami memutuskan untuk menginap semalam dengan tujuan untuk memulihkan tenaga, setelah seharian menghabiskan waktu di perjalanan. Di Ranupane ini, kami sudah mengalami kejadian mistis.

Ketika itu, salah seorang teman saya yang kebetulan seorang wanita, melihat sesosok makhluk-halus. Tetapi untungnya kejadian ini tidak membuat kepanikan di antara kami, dan berlalu begitu saja.

Tetapi rupanya inilah awal dari rentetan peristiwa misterius yang akan kami dapati selanjutnya.

Pagi harinya, kami pun segera berbenah untuk memulai perjalanan. Target kami adalah danau Ranukumbolo, sebuah danau indah di suatu Iembah yang berada diketinggian Gunung Semeru. Tempat ini biasa digunakan oleh para pendaki untuk melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan, kami pun berniat menginap kembali di tempat ini.

Pada perjalanan awal menuju danau ini entah mengapa sewaktu akan menuruni lembah menuju danau, saya merasakan suasana yang amat berbeda.

Entah mengapa,waktu itu tiba-tiba saja saya merasakan seluruh bulu tengkuk saya berdiri. Ternyata, di saat yang bersamaan salah seorang dari kami melihat sesosok nenek-nenek sedang memetik jamur.

Anehnya,hanya dia saja yang melihat sosok tersebut. Saya baru mengetahuinya setelah dia
bercerita pada saya. Tetapi kejadian ini tidak kami ceritakan kepada teman yang Iain agar tidak menimbulkan ketakutan di antara mereka.

Malamnya, kami menginap di sebuah bangunan tua yang berada tepat di depan Danau Ranukumbolo. Bangunan ini merupakan shelter yang sengaja dibuat untuk tempat menginap para pendaki.

Untungnya malam ini tidak terjadi hal-hal gaib yang lainnya sehingga kami pun bisa beristirahat dengan tenang hingga keesokan paginya.

Keesokan hari setelar sarapan dan bersih bersih kami pun melanjutkan perjalanan menuju pos selanjutnya yaitu Arcopodo yang merupakan tempat terbaik untuk menginap sebelum mencapai puncak Semeru.

Sebelum mencapai tempat ini, kami beristirahat dan mengisi perbekalan minum pada satu tempat yang bernama Kalimati. Setelah itu perjalanan kami Ianjutkan. Setelah beberapa jam berjalan dengan penuh semangat akhirnya sampailah kami di pos Arcopodo.

Di Arcopodo kembali kami membuka tenda. Di tempat ini giliran saya yang mengalami kejadian misterius. Malam itu sekitar pukul 23.00, setelah makan malam saya belum bisa tidur. Sementara teman-teman yang lain sudah terlelap asyik dengan mimpi-mimpinya.

Untuk menghilangkan rasa iseng dan melawan dingin saya pun membuat kopi untuk menemani saya merokok. Saat itulah,ketika sedang menikmati kopi, dari arah belakang api unggun, tepat di hadapan saya tiba-tiba saja muncul sosok tubuh hitam tinggi besar.

Makhluk itu keluar dari balik pepohonan. Saya sangat kaget bercampur takut. Langsung saja saya matikan rokok dan segera masuk ke dalam tenda tanpa tau lagi apa yang diperbuat oleh makhluk itu.

Pukul setengah dua dinihari, kami semua telah terbangun untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak Mahameru, walaupun aku sendiri masih agak trauma mengenang kejadian semalam. Tapi saya hanya menyimpan dalam hati, tidak menceritakannya kepada teman yang lainnya.

Perjalanan dinihari kami ini kembali diwarnai oleh adanya peristiwa gaib yang menimpa diri saya. Ketika itu kami melewati jalur yang salah satu sisinya berbatasan dengan jurang. Karena itu dipasang untaian rantai untuk membantu para pendaki agar lebih mudah untuk melewati jalur tersebut.

Saat itulah saya melihat sebaris orang sedang berdiri rapi di kanan kiri jalur itu. Orang-orang tersebut sebagian mengenakan pakaian ala kerajaan zaman dahulu dengan pandangan Iurus ke depan dan sebagian kecil lainnya mengenakan pakaian ala pendaki yang berdiri dengan sebagian wajah tertunduk.

Walaupun kaget, tetapi saya mencoba untuk tetap berjalan di tengah-tengah orang-orang tersebut, setelah sebelumnya mengucapkan salam dan permisi terlebih dahulu.

Sementara teman-teman yang lain sama sekali tidak ada yang menyaksikan penampakan tersebut. Ternyata, bukan hanya orang-orang  gaib tersebutsaja yang saya lihat di tempat itu. Karena di sekitar tempat itu saya juga melihat sekelebatan sinar terang laksana sebuah petir yang turun dari Iangit dan menghujam bumi dengan begitu cepatnya.

Kali ini karena penasaran saya mencoba untuk bertanya kepada yang lainnya. Apakah ada juga yang meiihat sinar terang tersebut? Ternyata selain saya ada seorang teman yang juga melihat sinar terang tersebut.

Sementara teman-teman yang lain tak melihatnya, menganggap kami mengada-ada, sampai-sampai timbul semacam perdebatan antara kami yang melihat dengan yang lain. Tetapi perdebatan tersebut tidak menjadi panjang, karena kami langsung melanjutkan perjalanan.

Setengah perjalanan menuju puncak Semeru, ketika melewati jaiur pasir berbatu, kembali sebuah peristiwa gaib kami alami. Saa itu tanpa suatu sebab yang jelas, tiba-tiba saja sebuah batu yang berukuran lumayan besar jatuh dengan sendirinya dan meluncur deras ke arah kami.

Kami semua panik melihat kejadian ini dan segera menghindar dan berlindung agar tidak tertimpa batu tersebut, tetapi kembali kejadian aneh terjadi di saat kami mencoba menghindar. Kurang lebih lima meter lagi menimpa kami tiba-tiba batu tersebut berbelok sendiri menjauhi kami.

Seakan-akan ada sebuah kekuatan gaib yang mengendalikannya. Batu itu kemudian hancur_ berkeping-keping tak jauh dari tempat kami berlindung. Kami semuabersyukur bisa terhindar dari batu tersebut.

Tetapi tak urung kejadian ini membuat sebagian dari kami tak ingin melanjutkan perjalanan. Namun, setelah diberi semangat dan dorongan akhirnya mereka mau lagi meneruskan perjalanan.

Untunglah segala rentetan peristiwa gaib itu semua tidak membuat kami gagal untuk mencapai puncak Semeru pagi harinya. Letupan-letupan erupsi dari kawah Semeru menyambut kami.

Setelah puas menikmati indahnya alam dari puncak Semeru, kami semua turun untuk menuju ke Ranukumbolo untuk menginap semalam lagi. Kembali ke tempat ini salah seorang dari kami hampir saja kemasukan roh.

Kalau saja kami tidak menolongnya dengan cepat, karena saat itu kami melihat dengan jelas sesosok wanita duduk tepat di belakang teman saya yang sedang melamun dengan tatapan kosong.

Langsung saja saya berinisiatif mengangkat teman saya tersebut dengan menjauhi wanita tersebut dengan dibantu oleh seorang rekan yang lain. Untung saja wanita misterius hilang tanpa sempat bias mengganggu teman kami tersebut.

Keesokan harinya, kami pun segera memutuskan untuk kembali menuju ke Ranupane dan segera kembali menuju ke Jakarta.

Namun, sesampainya kami di Ranupani, salah seorang teman wanita saya masih saja diikuti oleh arwah nenek pemetik  jamur yang pernah dilihatnya di dekat danau Ranukumbolo. Bahkan sesampainya kami di Jakarta, sosok tersebut masih saja mengikuti teman saya.

Rupanya sososk wanita tersebut senang dengan nyanyian yang pernah disenandungkan oleh teman saya itu sewaktu akan menuju ke Danau Ranukumbolo. Hal ini saya ketahui dari orang pintar yang yang berhasil mengusir arwah tersebut.SELESAI…
Share This Article :
iq bisnis

TAMBAHKAN KOMENTAR